
KEBAYAIDN. Fenomena menarik kembali hadir di dunia hiburan Asia ketika aktris ternama Thailand, Davika Hoorne, membagikan potret dirinya dengan busana adat Sunda yang lengkap. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, ia tampak memukau mengenakan kebaya putih dengan siger mahkota khas Sunda yang membuat warganet Indonesia terpukau sekaligus bangga.
Penampilan tersebut bukan hanya sekadar sesi foto biasa. Banyak yang menilai bahwa Davika menunjukkan ketertarikan dan penghargaan yang tulus terhadap budaya Indonesia, khususnya budaya Sunda yang kaya nilai sejarah dan estetika. Dalam hitungan jam, unggahannya langsung dipadati komentar positif, pujian, serta rasa kagum dari penggemarnya di berbagai negara.
Menyelami Detail Busana, Kebaya Putih yang Penuh Keanggunan
Dalam foto tersebut, Davika mengenakan kebaya putih rancangan desainer Indonesia, An Soe. Kebaya itu memiliki karakter elegan yang memadukan modernitas dengan sentuhan tradisional.
Siluet kebaya dibuat menonjolkan lekuk tubuh secara lembut, namun tetap sopan dan mewah. Setiap bagian dipenuhi ornamen yang disusun rapi mulai dari brokat halus, taburan payet, manik-manik, hingga kristal yang memberi efek berkilau saat tertangkap cahaya. Penempatan mutiara pada area kerah dan jahitan tertentu juga menghadirkan kesan berkelas tanpa berlebihan.
Tidak hanya itu, sebuah bros perak yang disematkan pada bagian dada kebaya menjadi aksen tambahan yang mengharmonikan keseluruhan tampilan. Detail-detail kecil seperti ini mempertegas kualitas rancangan An Soe, sekaligus menjadikan kebaya tersebut benar-benar memancarkan keanggunan seorang pengantin.
Pesona Siger Sunda dan Tata Rias Tradisional
Yang paling mencuri perhatian dari penampilan Davika tentu saja siger Sunda yang ia kenakan. Siger merupakan mahkota tradisional yang biasanya dipakai pengantin wanita pada upacara adat Sunda. Bentuknya khas, dengan lengkung-lengkung simetris yang menggambarkan kewibawaan dan keindahan budaya lokal.
Siger yang dikenakan Davika dilengkapi dengan untaian bunga melati yang menggantung lembut di sisi kiri dan kanan wajah. Kehadiran melati tidak hanya mempercantik tampilan, tetapi juga membawa simbol kesucian dan keharuman moral dalam budaya Nusantara. Selain itu, kembang goyang yang terpasang di bagian depan menambah kesan hidup dan gemerlap, ciri khas rias pengantin Sunda yang sangat dikenal.
Tata rambutnya dilengkapi dengan sanggul tradisional, dibuat rapi dan kokoh sebagai dasar pemasangan siger. Gaya sanggul ini umum digunakan dalam upacara adat, karena bukan hanya mempercantik tampilan, tetapi juga mencerminkan sisi kelembutan dan kerapian perempuan Sunda dan budaya Jawa Barat secara umum.
Riasan Wajah, Lembut dan Berkesan
Riasan wajah Davika dibuat dengan konsep soft glam, yakni tata rias yang menonjolkan keindahan alami wajah dengan sentuhan elegan. Kulitnya tampak halus dengan efek glowing yang tidak berlebihan. Pipi diberi sentuhan blush berwarna peach agar terlihat segar, sementara area mata dihias dengan eyeshadow cokelat lembut yang memberikan kesan hangat dan manis.
Bibirnya memakai glossy pink natural, sehingga keseluruhan riasan tampak selaras tidak mencuri fokus dari busana dan siger yang memang menjadi pusat perhatian. Perpaduan ini menjadikan penampilan Davika terasa lembut, bersih, dan tetap memancarkan karakter pengantin Sunda yang penuh keanggunan.
Respons Warganet dan Sorotan Media
Tak butuh waktu lama hingga unggahan Davika menjadi viral di berbagai platform sosial media. Banyak warganet Indonesia, terutama dari Jawa Barat, mengungkapkan rasa kagum melihat bagaimana ia membawakan busana adat tersebut dengan begitu anggun.
Sejumlah selebritas Indonesia juga terlihat memberikan komentar positif. Mereka menilai Davika berhasil menampilkan budaya Sunda secara elegan dan penuh penghormatan. Banyak yang memuji pilihan busana dan riasannya yang tampak sangat cocok untuk Davika, bahkan ada yang sampai menyebutnya “teteh-teteh Sunda versi Thailand”.
Media hiburan pun turut menyoroti momen tersebut. Penampilan Davika dianggap sebagai bentuk apresiasi budaya yang jarang dilakukan publik figur internasional secara begitu serius dan detail. Hal ini tentu memberikan kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Indonesia, khususnya para pecinta budaya tradisional.
Lebih dari Sekadar Busana, Sebuah Bentuk Apresiasi Budaya
Penampilan Davika dalam kebaya dan siger Sunda tidak bisa hanya dilihat dari sisi estetika. Ini juga merupakan wujud penghormatan terhadap tradisi Indonesia yang memiliki nilai sejarah panjang. Kebaya, siger, melati, hingga kembang goyang bukan sekadar aksesoris pengantin, melainkan bagian dari identitas budaya yang diwariskan turun-temurun.
Melalui unggahannya, Davika secara tidak langsung memperkenalkan budaya Sunda ke mata internasional. Banyak penggemarnya dari negara lain yang mungkin belum pernah melihat busana tradisional Indonesia kini menjadi tahu dan tertarik untuk mengenal lebih jauh.








